Harga Satuan (Input Data)

Dalam menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) tentu saja anda memerlukan Harga Satuan Bahan dan Upah, untuk mendapatkannya anda dapat survey ke pasar (untuk mendapatkan harga dasar) ditambah dengan ongkos angkut sampai ke lokasi pekerjaan ditambah dengan overhard atau juga keuntungan, anda dapat juga mendapatkan harga satuan melalui harga yang sudah ditetapkan oleh Departemen/Pemerintah Daerah/Kota/Instansi dimana pekerjaan itu akan dilaksanakan.

Sebagai contoh saya tampilkan Harga Satuan Bahan dan Upah yang akan digunakan dalam perhitungan Rencana Anggaran Biaya berikut ini :

Lembar 1/2

HSBU BBaru13-1 of 2

Lembar 2/2

HSBU BBaru13-2 of 2

Bisa didownload disini

Catatan :

1. Pada Daftar Harga Satuan di atas, bagian Upah Tenaga Kerja nomor 2. Tukang (saja) dengan Harga Rp70.500,00 sementara dalam Analisa Harga Satuan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Program yang kita gunakan terdiri dari : Tukang, Tukang Batu, Tukang Besi, Tukang Cat, Tukang Kayu dan Tukang Las …, maka dalam Daftar Harga Upah Tenaga Kerja Progrma RAB kita isi dengan masing ; Tukang = Tukang Batu = Tukang Besi = Tukang Cat = Tukang Kayu = Tukang Las = Rp70.500,00

2. Pada Daftar Harga Satuan di atas, bagian Bahan  nomor 11. Balok kayu, nomor 12. Kayu bekisting, nomor 30. Kayu Ulin, akan kita sesuaikan dengan Analisa Harga Satuan SNI maupun Program RAB yang kita gunakan sebagai berikut :

> Kayu Kelas I = Kayu Ulin = Rp66.732.000,00

> Kayu Kelas II = Balok Kayu = Rp2.250.000,00

> Kayu Kelas III = Kayu Bekisting = Rp1.350.000,00

3. Pada Daftar Harga Satuan di atas, bagian Bahan  nomor 24. Keramik 40×40, nomor 25. Keramik 40×40 anti slip dan nomor nomor 26. Keramik dunding 20×25 dan yang lainnya akan kita bahas pada bagian “Memodifikasi dan Menambah Analisa Harga Satuan Pekerjaan”.

4. Harga Satuan Upah, Bahan dan Lumpsum yang anda perlukan dalam pembuatan dan penyelesaian Rencana Anggaran Biaya namun tidak tercantum dalam daftar Harga Satuan tersebut di atas maka anda tambah sendiri sesuai dengan pengalaman anda, harga pasar, Ditaksir, Analisa yang anda buat sendiri (yang tidak tercantum dalam Analisa SNI), peraturan yang berlaku di daerah dilaksanakannya pekerjaan dan lainnya sebatas hal itu dapat dipertanggung jawabkan, contoh :

> Ijin Bangunan (Pembangunan dan Rehabilitasi)

> Papan Nama Proyek

> Pembersihan Bekas Sisa Pekerjaan

> Dan lain-lain.

5. Air Kerja yang nyata-nyata diperlukan dalam pekerjaan terutama pekerjan beton, apabila air tersebut disediakan Owner/ada di lokasi pekerjaan (pelaksana tidak membelinya) maka Harga Air Kerja tersebut diisi dengan Nol, kalau kita perhatikan dalam “Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan” (SNI 7394:2008) point 6.28 sampai dengan 6.36 – “pekerjaan beton bertulang”, Harga Air Kerja diabaikan = Nol.

———————————————————————————————————————

Selanjutnya data ini akan kita input ke dalam Daftar Harga Satuan Bahan dan Upah pada Program Rab yang akan digunakan, untuk itu pada Menu Utama kita kelik Harga Satuan Upah dan bahan (Bagian Anggaran Biaya);

Selanjutnya kita akan masuk  ke Daftar Harga Satuan Bahan Upah dalam Program Rab ini.

Dalam Daftar Harga Satuan Bahan Upah terdiri dari 3 Bagian :

I. Bagian Harga Tenaga Kerja

II. Bagian Harga Bahan

III. Harga Lumpsum (Ls)

Pada setiap bagian terdapat uraian, Jenis tenaga kerja yang akan digunakan, Jenis Material yang akan digunakan, Pekerjaan Lumpsum yang digunakan, sebaiknya data terdahulu anda hapus terlebih dahulu kemudian anda isi sesuia dengan Harga Satuan Bahan dan Upah yang anda dapatkan, sebagai contoh kita akan memasukkan data Upah, data Bagan dan data Lumpsum pada Program Rab yang kita gunakan dengan Daftar Bahan dan Upah yang tercantum di atas.

Sebelum Input data pastikan terlebih dahulu semua row terbuka/tidak terhidden dengan cara pada masing-masing bagian atas pada kolom Harga Satuan (Rp) klik pada dropdown dan pastikan pada pilihan (blank) kondisi terconteng (√). Selanjutnya anda isi harga satuan sesuai dengan Daftar Bahan dan Upah yang sudah tersedia, setelah diisi pada bagian yang anda perlukan biarkan kosong pada bagianyang tidak anda perlukan, sehingga hasilnya akan tampak sebagai berikut :

Lembar 1/11

Step Input data Rab_0001

Lembar 2/11

Lembar 3/11

Step Input data Rab_0003

Lembar 4/11

Step Input data Rab_0004

Lembar – 5/11

Step Input data Rab_0005

Step Input data Rab_0008

Dari hal tersebut di atas tentu saja jumlah lembarnya banyak (11 lembar) padahal kita hanya ingin menampilkan pada bagian yang ada nilai harganyanya saja oleh karena itu lakukan dropdown pada masing-masing bagian kolom Harga satuan (Rp), maka selanjutnya akan tampak sebagai berikut :

Lembar – 1/2

Step Input data Rab_0001

Lembar – 2/2

Step Input data Rab_0002

Terlihat bahwa setelah didropdown jumlah nya hanya tinggal 2 Lembar, dropdown tersebut sewaktu-waktu bisa anda buka bila suatu saat akan menambah harga satuan pada daftar tersebut dengan cara, klik dropdwon pada tiap-tiap bagian kolom 3 (kolom Harga satuan (Rp)) kemudian hilangkan tanga conteng pada pilihan (balank). Kalau diperhatikan lebih jauh pada kolom 1 bagian Nomor terlihat kosong itu karena volume pekerjaan belum diisi, kalau volume sudah terisi maka nomor pada kolom 1 tersebut akan tampil sesuai dengan dengan volume pekerjaan yang anda isi yang bersesuaian dengan Harga upah, harga bahan dan harga Lumpsum yang berkenaan.

Untuk melihat lebih jauh mari kita masuk ke perhitungan vulume pekerjaan, dari Menu Utama klik Detail 01 (Pekerjaan Persiapan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: