Sang Pemimpin

Assalaamu ‘alaikum wr. wb.

Pembuka1

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Segala puji bagi Allah swt, kami memujinya, memohon pertolongan dan ampunan kepadanya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan kejelekan amalan-amalan kami.Barang siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

Aku bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad SAW adalah hamba dan RasulNya.

Al Imran 102

“Hai orang-orang yang neriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benat taqwa dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam”.(QS. Ali Imran : 102).

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Seorang pemimpin adalah sosok yang sangat menentukan bagi suatu ummat atau bangsa, karena dengannya sebuah negara bisa maju ataukah mundur, Bila seorang pemimpin lebih memihak kepada kepentingan pribadinya, sudah barang tentu rakyat pasti terlantar. Sebaliknya bila seorang pemimpin lebih memihak kepada nasib rakyatnya, maka keadilan pasti akan terujud.

Keadila adalah sebuah keseimbangan yang akan menentuka tegak tidaknya sesuatu di alam semesta ini. Allah SWT menegakkan langit dengan keseimbangan, juga segala yang ada di bumi Allah ciptakan dengan penuh keseimbangan. Keseimbangan adalah keadilan, yang merupakan lawan dari kedzaliman.

Setiap kedzaliman pasti merusak, bila seseorang melakukan kedzaliman pastilah diri dan lingkungannya akan rusak. Bayangkan saja bila yang berbuat dzalim adalah seorang pemimpin, tidak hanya pribadinya, bahkan bangsa secara keseluruhan pun pasti akan hancur.

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Allah SWT melalui firmannya di dalam Al Qur’an telah menceritakan bagaimana hancurnya umat-umat terdahulu adalah lantaran kedzaliman pemimpinnya. Karena itu bila kita ingin memecahkan persoalan bangsa maka tidak ada jalan lain kecuali yang pertama kali kita perbaiki adalah pemimpinnya.

Pemimpin yang dzalim bukan saja akan membawa malapetaka terhadap rakyatnya tapi lebih dari itu, hal yang sangat kita takuti adalah bila Allah mencabut keberkahan yang diberikan. Bila demilian yang terjadi, bagaimana nasib rakyat??? Dalam kondisi yang demikian, yang bakalan terjadi adalah sulitnya mencari lapangan pekerjaan, banyaknya PHK, krisis yang tiada henti, yang kaya semakin kaya dan sebaliknya si miskin akan semakin miskin padahal sumber daya alam sangat melimpah sementara sumber daya manusia jauh dari kekurangan.

Kaum Muslimin Rahimakumulla

Ibarat kepala suatu badan, pemimpin adalah otak yang mengatur semua gerakan anggotany. Karena itu pemimpin harus cerdas, dan lebih dari itu dia harus jujur dan adil. Tidak cukup seorang pemimpin hanya bermodal kecerdasan, sebab seringkali para pemimpin yang dzalim menggunakan kecerdasannya untuk menipu rakyat. Olek karena itu ia harus jujur dan adil. Itulah yang difirmankan oleh Allah ‘azza wa Jalla dalam Al Quran : (QS. Al Ma’idah : 8)

Al Maidah 8

“Berbuat adillah, karena berbuat adil itu lebih dekat kepada taqwa”.

Penutup1

Khutbah Kedua

Kaum Muslimin Rahimakumulla

Sungguh, sangat terhormat posisi seorang pemimpin yang melanjalankan kepemimpinannya dengan amanah, melaksanakan kepercayaan rakyatnya dan menetapkan hukum sesuai prinsip keadilan. Allah SWT akan menyediakan baginya di akhirat kelak mimbar kehormatan yang terbuat dari cahaya, berada di sebelah kana Ar-Rakhman.

Rasulullah SAW Bersabda :

HR. Muslim - Pemimpin

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat adil di mata Allah berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya, berada di sebelah kanan Ar-Rahman Azza wa Jalla. Yaitu mereka yang berbuat adil ketika menetapkan putusa hukum dan adil terhadap pengikut dan rakyatnya. ” (HR. Muslim) Sahih Muslim. Hadist ke 3406, Jilid 9, hal 349.

Pemimpin yang adil juga mendapat jaminan istimewa dar Alla SWT. Sebagaimana dalam hadist Sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari Rahimahullahu Ta’ala Rasulullah bersabda, ada tujuh golongan manusai yang akan mendapat naungan dari Allah SWT pada saat menempuh padang Mahsyar kelak, yang panasnya tak terkirakan.

Golongan yang pertama kali mendapat kehormatan tertinggi yaitu, adalah “Imamul ‘adl” “pemimpin yang adil”. Baru kemudian enam golongan yang lannya.

Penghormatan seorang pemimpin yang adil di mata Allah SWT, sepadan dengan perjuangan berat yang dilakukannya di dunia. Betapa tidak, untuk menjadi seorang pemimpin yang adil, yang pertama sekali ia harus menjadi teladan dalam kebenaran dan keadilan. Sehingga ketika ia harus berani menegakkan keadilan bagi orang lain dan rakyatnya, ia tidak terkurung dengan kesalahan diri sendiri.

Subhanallah, sungguh pemimpin yang adil pasti akan dicintai dan didukung penuh oleh rakyatnya. Bahkan ia akan mendapatkan do’a dari setiap insan serta menjdi pemimpin yang Allah ridhai dan dicintai oleh rakyatnya serta ia mencintai mereka.

Wahai sang pemimpin, jadalah seorang yang dapat menjdi teladan bagi rakyatnya. Wallahu a’lam.

Do'a Khutbah 2

Penutup2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: